Siapa aku??
Ya ALLAH, dia tidak lagi mengenaliku. Malang benar nasib ku, apa lagi yang harus aku lakukan sekarang ini ? Sungguh tidak ada gunanya lagi aku sebagai kakaknya.
Selama ini aku sungguh-sungguh merindukannya. Tapi justru mungkin aku sudah tidak diinginnya lagi, sebenernya aku ingin saja memberitahunya siapa aku. Akan tetapi aku sungguh takut dia akan menjauh dariku seperti sebelum-sebelumnya. Aku ingin menjadi kakak yang dia anggap seperti dulu, dulu dia selalu jujur kepadaku. Dan aku merindukan kejujurannya, memang masa kecil kami sungguh menyenangkan. Bahkan sampai sekarang hati kecilku masih mengangapnya bahwa dialah adik kesayanganku. Tapi aku pun kurang yakni kalo sekarang dia juga beranggapan yang sama.
Dan seandainya waktu bisa mengulang kembali kebersamaan kami, tidak akan aku biarkan dia sedikitpun jauh dari kotaku. Kalau aku tau jadinya begini, akan aku hadapi orang tuanya dan meminta untuk tidak memisahkan kami.
Tapi sekarang itu semua hanya angan-angan, yah mungkin karna itulah Tuhan memberikan umat manusia sebuah kata SEANDAINYA. Kalau tidak ada kata seandainya pasti penyesalan itu tidak datang belakangan.
Sekarang aku ingin berpesan untuk siapapun yang membaca blog ini, aku ingin menyampainkan. Jangan sia-siakan apapun yang sekarang kamu miliki. Karena apabila yang kamu miliki tersebut hilang, itu akan jadi penyesalan buat kalian. Seperti aku sekarang ini, yang penuh dengan penyesalan !
Dan yang terakhir, buat adikku yang tidak mengingatku :
Adik apa kamu rindu kakak ?
Kakak sangat merindukanmu .
Apa kamu masih jujur seperti dulu kepada kakak ?
Kakak sungguh ingin kamu berbagi kepada kakak, akan tetapi dengan kejujuranmu dik.
Adik apa kamu kekurangan bahagia ?
Berusahalah untuk datang kembali ke kota kebahagiaanmu, karena aku dan kebahagiaanmu akan menunggu disana.
Adik apa kamu akan kecewa denganku sekarang ?
Kakakmu ini akan sungguh-sungguh bersedia menerimamu apa adanya.
Dan yang terakhir untukmu dik. Seberat apapun hidupmu, janganlah kamu lupakan keluarga intimu ( Ayah, ibu, dan adikmu ). Walaupun mereka kadang tidak cocok, kakak harap kamu bisa menyatukan mereka lagi. Bukan dengan emosi, akan tetapi dengan hatimu yang damai. Buktikan bahwa rasa sayangmu kepada mereka mempunyai kekuatan yang hebat untuk mendamaikan mereka. Tidak usah terburu-buru atau memaksakan mereka. Yang penting kamu berusaha, dan hasilnya serahkan pada Tuhan. Dan juga aku berpesan gapailah mimpimu dik, gapailah kebahagianmu. Apabila kita bisa bertemu lagi, aku akan membanjirimu dengan kasih sayang. Sehingga tangganmu ataupun hatimu tidak bisa menampungnya.
Salam manis untuk LUNA ( adikku ).
Ya ALLAH, dia tidak lagi mengenaliku. Malang benar nasib ku, apa lagi yang harus aku lakukan sekarang ini ? Sungguh tidak ada gunanya lagi aku sebagai kakaknya.
Selama ini aku sungguh-sungguh merindukannya. Tapi justru mungkin aku sudah tidak diinginnya lagi, sebenernya aku ingin saja memberitahunya siapa aku. Akan tetapi aku sungguh takut dia akan menjauh dariku seperti sebelum-sebelumnya. Aku ingin menjadi kakak yang dia anggap seperti dulu, dulu dia selalu jujur kepadaku. Dan aku merindukan kejujurannya, memang masa kecil kami sungguh menyenangkan. Bahkan sampai sekarang hati kecilku masih mengangapnya bahwa dialah adik kesayanganku. Tapi aku pun kurang yakni kalo sekarang dia juga beranggapan yang sama.
Dan seandainya waktu bisa mengulang kembali kebersamaan kami, tidak akan aku biarkan dia sedikitpun jauh dari kotaku. Kalau aku tau jadinya begini, akan aku hadapi orang tuanya dan meminta untuk tidak memisahkan kami.
Tapi sekarang itu semua hanya angan-angan, yah mungkin karna itulah Tuhan memberikan umat manusia sebuah kata SEANDAINYA. Kalau tidak ada kata seandainya pasti penyesalan itu tidak datang belakangan.
Sekarang aku ingin berpesan untuk siapapun yang membaca blog ini, aku ingin menyampainkan. Jangan sia-siakan apapun yang sekarang kamu miliki. Karena apabila yang kamu miliki tersebut hilang, itu akan jadi penyesalan buat kalian. Seperti aku sekarang ini, yang penuh dengan penyesalan !
Dan yang terakhir, buat adikku yang tidak mengingatku :
Adik apa kamu rindu kakak ?
Kakak sangat merindukanmu .
Apa kamu masih jujur seperti dulu kepada kakak ?
Kakak sungguh ingin kamu berbagi kepada kakak, akan tetapi dengan kejujuranmu dik.
Adik apa kamu kekurangan bahagia ?
Berusahalah untuk datang kembali ke kota kebahagiaanmu, karena aku dan kebahagiaanmu akan menunggu disana.
Adik apa kamu akan kecewa denganku sekarang ?
Kakakmu ini akan sungguh-sungguh bersedia menerimamu apa adanya.
Dan yang terakhir untukmu dik. Seberat apapun hidupmu, janganlah kamu lupakan keluarga intimu ( Ayah, ibu, dan adikmu ). Walaupun mereka kadang tidak cocok, kakak harap kamu bisa menyatukan mereka lagi. Bukan dengan emosi, akan tetapi dengan hatimu yang damai. Buktikan bahwa rasa sayangmu kepada mereka mempunyai kekuatan yang hebat untuk mendamaikan mereka. Tidak usah terburu-buru atau memaksakan mereka. Yang penting kamu berusaha, dan hasilnya serahkan pada Tuhan. Dan juga aku berpesan gapailah mimpimu dik, gapailah kebahagianmu. Apabila kita bisa bertemu lagi, aku akan membanjirimu dengan kasih sayang. Sehingga tangganmu ataupun hatimu tidak bisa menampungnya.
Salam manis untuk LUNA ( adikku ).
1 komentar:
maaf, bukan aku ga mengenali kakak lagi.. ini benar kak titie? adek salah kira, adek pikir kakak adalah orang laen. maafin adek kak...
kakak benar. adek ga pernah melupakan keluarga adek. keluarga dari pihak siapapun, mau dari pihak mama ato papa, semuanya adalah keluarga adek. adek ga pernah berusaha untuk melupakan kakak. sebaliknya, adek sangat merindukan kakak dan semuanya di sana. adek ma papa ga pa2 kok.. kami baek2 ajah.. adek berharap suatu saat adek bisa ketemu lagi, berkumpul sama2 lagi.. kakak teteplah kakaknya adek, bukan orang lain. dek selalu bangga ma kakak, ma adek Iqal juga, ma semua keluarga adek selalu bangga. adek akan selalu menyayangi keluarga adek, mau dari pihak siapapun juga. ga peduli seburuk apapun keluarga adek di mata orang laen.. inilah keluarga adek, yang gakan pernaha dek lupakan selamanya! kakak bisa pegang ucapan adek...
salam untuk semua keluarga di sana... salam sayang dan kasih selaluu...
Posting Komentar